Teks Prosedur

Pengertian Teks Prosedur Kompleks

Teks prosedur kompleks dapat diartikan sebagai karya tulis yang menunjukkan informasi mengenai langkah atau tahapan yang saling berhubungan untuk menyelesaikan suatu pekerjaan.

Tentunya tahapan informasi yang dimuat harus logis dan jelas, pemilihan dan penulisan kalimat yang digunakan dalam teks prosedur hendaknya yang ringkas sehingga mudah untuk dimengerti oleh pembaca.

Sebelum berbicara mengenai pembuatan teks prosedur kompleks, ada unsur-unsur yang harus kita kita ketahui. Nah, untuk lebih lengkapnya akan diulas secara mendalam pada artikel di bawah ini. Mari kita bahas!

Menurut KBBI atau Kamus Besar Bahasa Indonesia prosedur adalah langkah-langkah suatu aktivitas atau kegiatan untuk menyelesaikan pekerjaan.

Jadi bisa digaris bawahi bahwa teks prosedur kompleks adalah sebuah teks yang berisi mengenai tahapan-tahapan untuk melakukan suatu hal yang dipaparkan dengan runtutan atau urutan-urutan tertentu.

Struktur Teks Prosedur Kompleks

Setelah memahami pengertian sekarang kita akan membahas tentang struktur teks prosedur. Dengan membuat struktur yang bagus tentunya akan memudahkan orang yang membaca teks prosedur tersebut untuk mengetahui urutan kegiatan yang mestinya dilaksanakan.

Memang benar, tidak ada susunan bakunya, namun kebanyakan orang membuat teks kompleks dengan struktur yang bisa dikatakan hampir sama.

Ketika membuatnya ada beberapa bagian yang mesti diperhatikan yaitu bagian tujuan, bagian material, dan proses akhirnya bagian langkah-langkah. Untuk lebih jelasnya mengenai bagian struktur teks prosedur kompleks akan kita bahas dibawah ini.

1. Teks Prosedur Kompleks Bagian Awal (Bagian Tujuan)

Pada tahap awal dari struktur teks prosedur seringkali diisi dengan uraian mengenai tujuan dari pembuatan atau pelaksanaan suatu aktivitas yang dikerjakan. Pada bagian ini bisa diisi berupa judul. Contohnya seperti “Cara Menanak Nasi di Rice cooker”, “Cara Memasak Soto Ayam” dan lain-lain.

2. Teks Prosedur Bagian Kedua (Bagian Material)

Pada tahap kedua ini biasanya dituliskan berbagai macam alat dan bahan yang diperlukan dalam menunjang aktivitas yang ingin dilakukan. Selain itu, dijelaskan juga perihal kejadian serta capaian akhir yang akan dikerjakan.

3. Teks Prosedur Bagian Ketiga (Tahapan-tahapan)

Pada tahap akhir struktur teks prosedur ini merupakan bagian utama dari teks prosedur kompleks. Tahap ini menuliskan tentang bagaimana tuntunan atau panduan perihal langkah-langkah yang mesti dikerjakan dalam melakukan aktivitas.

Langkah-langkah tersebut harus disusun secara berurutan dengan menggunakan bahasa yang logis dan cukup mudah dipahami oleh orang lain.

Kaidah Kebahasaan Teks Prosedur Kompleks

Suatu bentuk karya tulis acapkali mempunyai ciri khas tersendiri, salah satu faktornya adalah penggunaan tata bahasanya. Begitu juga berlaku dalam teks prosedur kompleks, biasanya teks prosedur ini menggunakan kata atau bahasa yang bersifat perintah.

Kalimat yang digunakan dalam teks prosedur kompleks seringkali mengandung kata kerja imperatif, adanya konjungsi, verba material dan juga partisipan manusia secara umun. Untuk lebih jelasnya mengenai bagian-bagian tersebut akan dipaparkan dibawah ini.

1. Kata Kerja Imperatif (Perintah)

Kata kerja imperatif adalah sebuah kata yang mengandung tanda perintah kepada seseorang untuk melakukan sesuatu. Baik berupa keharusan atau larangan.

Dan dalam kaidah teks prosedur kita akan sering menjumpai penggunaan kalimat perintah. Maka dari itu kata kerja imperatif akan sangat dibutuhkan penggunaannya.

2. Konjungsi

Selain kata kerja imperatif, kita juga akan banyak menemukan konjungsi pada teks prosedur kompleks. Konjungsi sendiri adalah kata sambung atau kata penghubung yang berfungsi menghubungkan kata atau kalimat.

Kata sambung ini ada sebagai konsekuensi dari langkah-langkah yang menyatakan waktu atau kronologis sebuah kegiatan. Contoh konjungsi dalam teks prosedur kompleks diantaranya : lalu, setelah itu, kemudian dan selanjutnya.

3. Verba Material dan Tingkah Laku

Verba material yaitu kata kerja berimbuhan yang mengacu pada tindakan fisik ataupun perbuatan yang dikerjakan secara fisik oleh partisipan.

Adapun verba tingkah laku adalah kata kerja yang mengacu pada tindakan yang dikerjakan dengan menggunakan ungkapan.

Kita juga akan sering menemukan kedua kata kerja ini dalam teks prosedur kompleks.

4. Partisipan Manusia

Jika dilihat secara umum kita cukup memeriksa apakah di dalam teks prosedur kompleks yang telah disunting terdapat partisipan manusia dan partisipan manusia tersebut tidaklah secara khusus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *